Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Penguatan Tenaga Pengolah data Pendidikan Agama Islam Tahun 2016 pada Selasa (6/9) di Hotel 3Intan Cilacap.
Mereka terdiri atas unsur Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) kecamatan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP, SMA, SMK, Forum Komunikasi Guru (FKG) PAI TK, dan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas).
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, melalui Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kholis Sosiawanto di tegaskan bahwa data merupakan ruh dari seluruh kegiatan. Keberhasilan program pada sebuah organisasi atau lembaga sangat tergantung pada validitas, akuntabilitas, dinamisnya data.
“Yang namanya data, hanya selang satu detik saja akan berbeda dengan sebelumnya. Hal ini disebabkan banyak faktor yang mempengaruhinya. Saya ambil contoh yang sering muncul misalnya ada siswa yang pindah atau masuk, guru meninggal dunia dan lainnya. Hal tersebut bisa terjadi kapan saja. Karenanya data harus dinamis untuk menyesuaikan penyusunan program. Untuk itu saya mohon agar para peserta betul-betul memanfaatkan kegiatan ini sehingga kualitasnya semakin baik,”katanya.
Hadir sebagai narasumber adalah Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Provinsi Jawa Tengah, Lasianto. Dia menghimbau para pengelola data agar segera berkoordinasi dengan yang lain bilamana mengalami hambatan. Menurutnya hanya dengan koordinasi dan kemunikasi segala sesuatu yang menghambat bisa diselesaikan.
“Pekerjaan yang berurusan dengan data tidak akan ada habis-habisnya, bahkan tidak akan pernah selesai karena data terus berubah dan berkesinambungan seiring berubah dan bergantinya waktu.”tuturnya.
Selama kegiatan, para peserta diberikan kesempatan untuk saling bertukar pengalaman satu sama lain. Dengan dipandu oleh narasumber, mereka diberikan motivasi dan kiat-kiat mengolah data. Segala permasalahan yang dihadapai secara bersama-sama diberikan jalan keluar. Tergambar di wajah para peserta akan kesuksesan pelaksanaan kegiatan. (on)