
Cilacap(Humas)– Jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kemenag kabupaten Cilacap Kantor Kementerian Agama kabupaten Cilacap Senin (15/12/2025) mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2025, Rakernas Kementerian Agama tahun ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 15–17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam merumuskan dan mempersiapkan arah kebijakan serta rencana kerja Kementerian Agama ke depan, khususnya dalam menjawab tantangan dan dinamika kehidupan umat di masa mendatang. Kegiatan Rakernas Kementerian Agama dilaksanakan secara daring secara bersama di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umroh kabupaten Cilacap, dengan mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan.”
Rakernas yang dilaksakan secara hybrid dan terpusat di diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta Kepala Balai dan Loka di lingkungan Kementerian Agama RI.
Rakernas dibuka oleh Menteri Agama RI, K.H. Nasaruddin Umar, yang menyampaikan keynote speech bertema “Mempersiapkan Umat Masa Depan”. Dalam paparannya, Menag menegaskan bahwa seluruh kebijakan Kemenag harus selaras dengan visi dan misi Presiden serta mendorong partisipasi aktif seluruh peserta. Menag juga menekankan pentingnya merumuskan karakter umat masa depan dan peran Kemenag dalam mempersiapkannya, sekaligus sebagai jembatan antara negara dan masyarakat sipil.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan mengingatkan agar pembangunan kehidupan beragama tidak hanya berfokus pada aspek agama, tetapi juga memperhatikan lingkungan sosial di sekitarnya.
“Mari kita kompak, kita adalah satu,” tegas Menag dalam arahannya.
Sementara itu, Sekjen Kemenag RI Kamaruddin Amin dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakernas Kementerian Agama 2025 diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan dan langkah strategis yang mampu memperkuat peran Kemenag dalam membina umat yang moderat dan siap menghadapi dinamika masa depan.



