Cilacap (Humas) โ Rabu (01/07/2026) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Ruang Rapat Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap,. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan para penerima layanan guna memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Forum yang dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, H. Aziz Muslim, dihadiri perwakilan dari berbagai unsur, meliputi pemerintah daerah, pengguna layanan, akademisi, media massa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Lembaga yang mengikuti kegiatan FKP hari ini adalah Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (Unugha) Cilacap, Politeknik Negeri Cilacap, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cilacap, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cilacap, Dewan Pendidikan Kabupaten Cilacap, LP Ma’arif NU Kabupaten Cilacap, Pokjawas Kemenag Cilacap, LAZ Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Cilacap, Badko TPQ Cilacap, Baznas Kabupaten Cilacap, Lazisnu Cilacap, IPARI Kabupaten Cilacap, APRI Kabupaten Cilacap, Paroki Santo Stefanus Cilacap, Harian Suara Merdeka, serta RS Ibu dan Anak Annisa Cilacap.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap, H. Aziz Muslim, menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Publik merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Forum ini dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi layanan yang ada di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap sekaligus meminta saran, masukan, dan evaluasi dari seluruh stakeholder sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Aziz.
Dalam suasana dialogis, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran terhadap berbagai layanan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.
Melalui Forum Komunikasi Publik ini, Kementerian Agama Kabupaten Cilacap menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.









